Sunday, January 27, 2013

For U Mom

Bu,,, hari ini kupersembahkan segenap kemenanganku untukmu, dengan begitu aku akan melihat senyuman di wajahmu, karena kebahagiaanmu merupakan refleksi dari ridhomu, dan ridhomu adalah ridho Tuhanku. Begitulah yang pernah engkau ajarkan padaku.

Hari ini kubuktikan bahwa aku mampu mengalahkan kemalasanku, aku mampu mengalahkan egoku, dan aku mampu mengalahkan kesangsianmu. Dan semua ini adalah karena doamu, sehingga Allah memberikanku semua ini.

Aku menyayangimu dengan caraku,
Aku tahu Allah menakdirkan kita sebagai orangtua dan anak adalah yang terbaik untuk kita
Karna hubungan ini akan mendekatkan kita padaNya

aku mencintaimu sekarang atau nanti,
Semoga Allah selalu membukakan maksud diantara kita
Semoga Allah meridhoi proses ini

Semoga kemenangan ini menjadi berkah bagiku, bagimu, dan bagi orang-orang disekitar kita

Jatinangor, 21 Januari 2013

Wednesday, November 28, 2012

Sang penghasil oksigen

Kokoh berdiri
Kuat menghunjam tanah
Tegak menghadap matahari
Mengikuti irama angin
Mendekap malam yang dingin
Lalu disaat yang tepat, ia hadirkan kehidupan untuk kami

Terimakasih Tuhan telah menciptakan pepohonan itu untuk kami Si Manusia Bumi

Biarkan ia bercita-cita



Gadis kecil itu mengusap kakinya dengan air hangat. Saya menghampirinya mencoba berbincang dengan seorang anak yang telah dimarahi orang tuanya karena meminta semangkok air hangat. Saat saya tanya untuk apa air itu, Dia bilang "agar luka bakar ini cepat sembuh". Dia adalah anak seorang penjual pecel lele. Dia sekolah di SD Ciawi, salah satu sekolah di kawasan kampus saya. Dia bercerita bahwa tujuh atau enam bulan lagi ia akan naik kelas tiga. Kelas tiga adalah kelas yang sulit baginya. Pelajaran yang akan ia dapat akan semakin banyak dan sulit, begitu paparnya. Dia sangat menyukai pelajaran olahraga. Saat saya tanya apa cita-citanya, Dia menjawab "Saya mau jadi dokter". Tidak berapa lama kemudian dia mengatakan jika sudah besar ingin menjadi suster. Lalu saya tanya "katanya suka olahraga tapi kenapa pengen jadi suster atau dokter". Lalu dia jawab "Iya mbak, kalo pagi aku mau ngajar olahraga dulu abis itu baru kerumah sakit bantu yang sakit, trus kalo udah tua mau jualan lele kaya mbah".  Ah seharusnya saya tidak menanyakannya, biarlah ia bermimpi sebanyak-banyaknya, setinggi-tingginya, dan biarkan ia menjalani apa yang ia sukai. 

Anak-anak memang sepantasnya memiliki sejuta impian. Impian itulah yang akan memberikannya semangat menapaki jalan panjang untuk menggapainya. Biarlah ia menemukan realita hidupnya sendiri. Sebagai orangtua sudah layaknya kita biarkan mereka berpikir bahwa semua itu mungkin. Janganlah kita menciptakan ketakutan-ketakutan untuknya. Buatlah ia berani menatap masa depannya dengan keoptimisan luar biasa. Biarkan ia menemukan hambatannya sendiri. Dan tugas kita adalah membantunya melewati hambatannya. Jangan kita mendahului takdir dengan mengatakan tidak mungkin dan tidak bisa pada mereka. Anak-anak adalah masa depan. Apa yang belum pernah kita lakukan, apa yang belum mampu kita wujudkan sangat mungkin mereka lakukan di masa depan.

Saturday, November 17, 2012

yearning


Bola itu bersinar berpendar
Lalu menelusup dalam celah tak terbatas
Menggiring sang mata menjauh
Melewati semak tak bertuan
Selama apa
Sejauh mana
Sebesar cinta
Melewati tiap gelap tanpa kata


Wednesday, October 10, 2012

Untukmu


Hei... kamu
I do

I'm ready insya Allah... Untuk berjuang bersama
Membangun sebuah kebahagiaan
Menghadirkan sebanyak senyuman
Mencipta sebuah harmoni kehidupan

Sebagaimana..
Sederhana...
Sebahagia...
Bersedia...

Merangkai perbedaan
Dari sebuah niat tulus untuk sebentuk keberkahan

Kita memang tidak mempunyai apa-apa
Karena kita memang bukan siapa-siapa
Kita tercipta dari tiada

Hanya sebuah keyakinan kepada Sang Pencipta

Apakah cinta...
Ataukah semata

Aku akan menutup mata
Dan hanya merasa

Karena Dia akan menjawabnya

Indah semasa
Abadi selamanya
Semoga...

Nb: 
Inspiring by status fb seorang teman, 
he said "hey man,, if u really love someone, 
marry her, have pity on her, protect her, 
appreciate her, say thanks for her excess, 
give advice to her, correct her mistakes, 
accept her shortcomings, bring her into the path of Allah,
n be d best imam for her

Friday, October 5, 2012

My Beloved Dad


Dia adalah laki-laki biasa,,, 
Yang berusaha untuk membangun perahunya
Yang berusaha untuk menjadi nahkoda terbaik diatas kapalnya
Yang berusaha membawa kapalnya ke ujung samudra

Dia adalah laki-laki biasa yang bahkan pernah menjadi awak dari perahu lainnya
Yang berusaha memenuhi hak dari awak kapalnya
Yang terus berusaha menyelamatkan awaknya melewati badai ditengah samudra

Bukan tidak pernah ia merasa sedih
Bukan tidak pernah ia merasa lelah
Bukan tidak pernah ia melakukan kesalahan
Bukan tidak pernah ia harus melawan kemarahan
Bukan tidak pernah ia berada dalam situasi genting

Tapi ia adalah seorang nahkoda
Yang telah merancang kapalnya
Untuk sampai ke ujung samudra

Ia akan terus berusaha,,,,
Karna dia hanyalah laki-laki biasa
Yang karena tujuan mulianya
Yang karena amanah yang ia ambil
Ia akan berusaha untuk mempertanggungjawabkannya

Aku tahu,,,
Aku merasakannya,,,
Aku melihatnya,,,
Dari tatapan matamu,,,
Dari hembusan nafamu
Dari kebisuanmu
Aku tahu kau mencintaiku
Dan menginginkan yang terbaik untukku

Aku mencintaimu Ayahku...

Sunday, September 30, 2012

aku rindu

Aku rindu...
pada seorang teman yang jauh disana
yang sedang menggapai mimpinya,,, merajut masa depannya, melawan keterasingannya,,

Aku rindu...
pada seorang teman yang hatinya sangat lembut
dan tangannya pun lembut seperti bayi
yang memberiku ruang khusus dalam kamarnya, sebuah kamar mandi tempatku merenung ;)

Aku rindu...
pada seorang teman yang sulit kumengerti jalan pikirannya
yang keberadaannya sering tidak kuinginkan
tapi dia sering ada saat tidak ada lagi orang yang peduli denganku
dan dengannya aku belajar banyak hal

Aku rindu...
pada seorang teman,,,
yang berteman dengan angin, yang beradu dengan waktu
yang tinggal dalam rumah tak berdinding, tak beratap
dan tetap hangat dalam dekap sang rembulan

Aku juga rindu...
pada seorang teman yang saya juga tidak tahu kenapa saya merindukannya

Aku rindu pada kalian...
Yang turut mewarnai hariku,,, mengisi duniaku,,,
Aku hanya bisa berdoa,,, agar Tuhan senantiasa melimpahkan kebahagiaan dan kesyukuran pada kalian.
Kesehatan, keberlimpahan, keilmuan, keluarga, atau apapun yang kalian inginkan semoga selalu mendapat keberkahannya...

Untuk kalian saudaraku,,, teruslah berjuang sampai kalian bahkan tidak memiliki alasan untuk berjuang.