Bu,,, hari ini kupersembahkan segenap kemenanganku untukmu, dengan begitu aku akan melihat senyuman di wajahmu, karena kebahagiaanmu merupakan refleksi dari ridhomu, dan ridhomu adalah ridho Tuhanku. Begitulah yang pernah engkau ajarkan padaku.
Hari ini kubuktikan bahwa aku mampu mengalahkan kemalasanku, aku mampu mengalahkan egoku, dan aku mampu mengalahkan kesangsianmu. Dan semua ini adalah karena doamu, sehingga Allah memberikanku semua ini.
Aku menyayangimu dengan caraku,
Aku tahu Allah menakdirkan kita sebagai orangtua dan anak adalah yang terbaik untuk kita
Karna hubungan ini akan mendekatkan kita padaNya
aku mencintaimu sekarang atau nanti,
Semoga Allah selalu membukakan maksud diantara kita
Semoga Allah meridhoi proses ini
Semoga kemenangan ini menjadi berkah bagiku, bagimu, dan bagi orang-orang disekitar kita
Jatinangor, 21 Januari 2013
Sunday, January 27, 2013
Wednesday, November 28, 2012
Sang penghasil oksigen
Kokoh berdiri
Kuat menghunjam
tanah
Tegak menghadap
matahari
Mengikuti irama
angin
Mendekap malam yang
dingin
Lalu disaat yang
tepat, ia hadirkan kehidupan untuk kami
Terimakasih Tuhan
telah menciptakan pepohonan itu untuk kami Si Manusia Bumi
Biarkan ia bercita-cita
Gadis kecil itu
mengusap kakinya dengan air hangat. Saya menghampirinya mencoba berbincang
dengan seorang anak yang telah dimarahi orang tuanya karena meminta semangkok
air hangat. Saat saya tanya untuk apa air itu, Dia bilang "agar luka bakar
ini cepat sembuh". Dia adalah anak seorang penjual pecel lele. Dia sekolah
di SD Ciawi, salah satu sekolah di kawasan kampus saya. Dia bercerita bahwa
tujuh atau enam bulan lagi ia akan naik kelas tiga. Kelas tiga adalah kelas
yang sulit baginya. Pelajaran yang akan ia dapat akan semakin banyak dan sulit,
begitu paparnya. Dia sangat menyukai pelajaran olahraga. Saat saya tanya apa
cita-citanya, Dia menjawab "Saya mau jadi dokter". Tidak
berapa lama kemudian dia mengatakan jika sudah besar ingin menjadi suster.
Lalu saya tanya "katanya suka olahraga tapi kenapa pengen jadi suster atau
dokter". Lalu dia jawab "Iya mbak, kalo pagi aku mau ngajar olahraga
dulu abis itu baru kerumah sakit bantu yang sakit, trus kalo udah tua mau
jualan lele kaya mbah". Ah
seharusnya saya tidak menanyakannya, biarlah ia bermimpi sebanyak-banyaknya,
setinggi-tingginya, dan biarkan ia menjalani apa yang ia sukai.
Anak-anak memang sepantasnya memiliki sejuta impian. Impian itulah yang akan
memberikannya semangat menapaki jalan panjang untuk menggapainya. Biarlah
ia menemukan realita hidupnya sendiri. Sebagai orangtua sudah layaknya kita
biarkan mereka berpikir bahwa semua itu mungkin. Janganlah kita menciptakan
ketakutan-ketakutan untuknya. Buatlah ia berani menatap masa depannya dengan
keoptimisan luar biasa. Biarkan ia menemukan hambatannya sendiri. Dan tugas
kita adalah membantunya melewati hambatannya. Jangan kita mendahului takdir
dengan mengatakan tidak mungkin dan tidak bisa pada mereka. Anak-anak adalah
masa depan. Apa yang belum pernah kita lakukan, apa yang belum mampu kita
wujudkan sangat mungkin mereka lakukan di masa depan.
Saturday, November 17, 2012
yearning
Bola itu bersinar
berpendar
Lalu menelusup dalam
celah tak terbatas
Menggiring sang mata
menjauh
Melewati semak tak
bertuan
Selama apa
Sejauh mana
Sebesar cinta
Melewati tiap gelap
tanpa kata
Wednesday, October 10, 2012
Untukmu
Hei... kamu
I do
I'm ready insya
Allah... Untuk berjuang bersama
Membangun sebuah
kebahagiaan
Menghadirkan
sebanyak senyuman
Mencipta sebuah
harmoni kehidupan
Sebagaimana..
Sederhana...
Sebahagia...
Bersedia...
Merangkai perbedaan
Dari sebuah niat
tulus untuk sebentuk keberkahan
Kita memang tidak mempunyai apa-apa
Karena kita memang
bukan siapa-siapa
Kita tercipta dari
tiada
Hanya sebuah
keyakinan kepada Sang Pencipta
Apakah cinta...
Ataukah semata
Aku akan menutup
mata
Dan hanya merasa
Karena Dia akan
menjawabnya
Indah semasa
Abadi selamanya
Semoga...
Nb:
Inspiring by status fb seorang teman,
he said "hey man,, if u really love someone,
marry her, have pity on her, protect her,
appreciate her, say thanks for her excess,
give advice to her, correct her mistakes,
accept her shortcomings, bring her into the path of Allah,
n be d best imam for her
Friday, October 5, 2012
My Beloved Dad
Dia adalah laki-laki
biasa,,,
Yang berusaha untuk membangun perahunya
Yang berusaha untuk
menjadi nahkoda terbaik diatas kapalnya
Yang berusaha
membawa kapalnya ke ujung samudra
Dia adalah laki-laki
biasa yang bahkan pernah menjadi awak dari perahu lainnya
Yang berusaha memenuhi hak dari awak kapalnya
Yang terus berusaha menyelamatkan awaknya melewati badai ditengah samudra
Bukan tidak pernah
ia merasa sedih
Bukan tidak pernah
ia merasa lelah
Bukan tidak pernah
ia melakukan kesalahan
Bukan tidak pernah
ia harus melawan kemarahan
Bukan tidak pernah
ia berada dalam situasi genting
Tapi ia adalah
seorang nahkoda
Yang telah merancang kapalnya
Untuk sampai ke ujung samudra
Ia akan terus
berusaha,,,,
Karna dia hanyalah
laki-laki biasa
Yang karena tujuan
mulianya
Yang karena amanah
yang ia ambil
Ia akan berusaha
untuk mempertanggungjawabkannya
Aku tahu,,,
Aku merasakannya,,,
Aku melihatnya,,,
Dari tatapan
matamu,,,
Dari hembusan nafamu
Dari kebisuanmu
Aku tahu kau
mencintaiku
Dan menginginkan
yang terbaik untukku
Aku mencintaimu
Ayahku...
Sunday, September 30, 2012
aku rindu
Aku rindu...
pada seorang teman yang jauh disana
yang sedang menggapai mimpinya,,, merajut masa depannya, melawan keterasingannya,,
Aku rindu...
pada seorang teman yang hatinya sangat lembut
dan tangannya pun lembut seperti bayi
yang memberiku ruang khusus dalam kamarnya, sebuah kamar mandi tempatku merenung ;)
Aku rindu...
pada seorang teman yang sulit kumengerti jalan pikirannya
yang keberadaannya sering tidak kuinginkan
tapi dia sering ada saat tidak ada lagi orang yang peduli denganku
dan dengannya aku belajar banyak hal
Aku rindu...
pada seorang teman,,,
yang berteman dengan angin, yang beradu dengan waktu
yang tinggal dalam rumah tak berdinding, tak beratap
dan tetap hangat dalam dekap sang rembulan
Aku juga rindu...
pada seorang teman yang saya juga tidak tahu kenapa saya merindukannya
Aku rindu pada kalian...
Yang turut mewarnai hariku,,, mengisi duniaku,,,
Aku hanya bisa berdoa,,, agar Tuhan senantiasa melimpahkan kebahagiaan dan kesyukuran pada kalian.
Kesehatan, keberlimpahan, keilmuan, keluarga, atau apapun yang kalian inginkan semoga selalu mendapat keberkahannya...
Untuk kalian saudaraku,,, teruslah berjuang sampai kalian bahkan tidak memiliki alasan untuk berjuang.
pada seorang teman yang jauh disana
yang sedang menggapai mimpinya,,, merajut masa depannya, melawan keterasingannya,,
Aku rindu...
pada seorang teman yang hatinya sangat lembut
dan tangannya pun lembut seperti bayi
yang memberiku ruang khusus dalam kamarnya, sebuah kamar mandi tempatku merenung ;)
Aku rindu...
pada seorang teman yang sulit kumengerti jalan pikirannya
yang keberadaannya sering tidak kuinginkan
tapi dia sering ada saat tidak ada lagi orang yang peduli denganku
dan dengannya aku belajar banyak hal
Aku rindu...
pada seorang teman,,,
yang berteman dengan angin, yang beradu dengan waktu
yang tinggal dalam rumah tak berdinding, tak beratap
dan tetap hangat dalam dekap sang rembulan
Aku juga rindu...
pada seorang teman yang saya juga tidak tahu kenapa saya merindukannya
Aku rindu pada kalian...
Yang turut mewarnai hariku,,, mengisi duniaku,,,
Aku hanya bisa berdoa,,, agar Tuhan senantiasa melimpahkan kebahagiaan dan kesyukuran pada kalian.
Kesehatan, keberlimpahan, keilmuan, keluarga, atau apapun yang kalian inginkan semoga selalu mendapat keberkahannya...
Untuk kalian saudaraku,,, teruslah berjuang sampai kalian bahkan tidak memiliki alasan untuk berjuang.
Subscribe to:
Posts (Atom)


