Monday, March 22, 2010

Kebisingan

Kala itu aku tersentak oleh suara bising.
Beberapa orang berbisik,
beberapa orang berteriak dengan lantang
dan sebagian orang yang lain hanya menganggukkan kepala dan sorak sorai.

Aku tertegun,
menundukkan kepalaku,
kemudian seseorang disebelahku mendengungkan sesuatu ditelingaku.

Aku tetap terdiam

Aku melihatnya, ketika pada awalnya semua bekerja di mejanya masing-masing
ketika semua orang bercengkerama mesra
Kemudian seseorang datang, bergabung bersama kami
Lalu turut berada dalam lingkaran
Dan kami masih melakukan apa yang biasa kami lakukan

Tapi kemudian seseorang berbisik,
dan semakin banyak orang yang berbisik,
Kemudian seseorang berteriak
dan terjadilah kagaduhan itu.

Aku terdiam, memandang sekeliling
mencoba tidak menjadi bagian dari kegaduhan,
Tapi semakin lama semakin bising, mengganggu telingaku
Tanpa beranjak dari sana, aku telah menjadi salah satu bagian dari kegaduhan itu
Aku tak bisa menghindar, dan aku akan menyelesaikannya

Tuesday, March 2, 2010

Friday, January 15, 2010

Lalu

Sulit bagiku untuk mengingat kejadian beberapa waktu lalu dengan tanpa rasa bersalah,

Aku pergi bersama seorang kawan, perjalanan itu di mulai setelah perjalanan wajibku terhadap organisasi, dan entah kenapa tak ada yang mau bergabung.

Semeru, sebuah keindahan yang diciptakan oleh Allah,
dengan Mahameru sebagai puncak para Dewa.

Waktu itu adalah kali kedua aku menginjakkan kaki di persemayaman para dewa, udaranya membuat dadaku sesak,
sesak oleh semangat untuk menapaki watujajar,
ranukumbolo, oro-oro ombo, kalimati dan akhirnya sampai di puncak legenda para dewa.

Kali ini pasir yang belum sempat kusentuh itu
akan kucumbu dipuncak abadi.
Aku akan berada disana
bersama kawanku itu

Tapi keadaan menjadi lain, aku terlalu pengecut untuk mengambil resiko.
Lama aku bersembunyi dibalik alasan-alasan logis tentang safety procedure.
Dan itu membuatku semakin merasa bersalah.
Aku telah mengecewakan seorang teman, atas harapan, atas mimpinya.

Dan kini aku semakin merasa sesak bukan oleh semangat yang dulu
tapi oleh rasa bersalahku.
Kini, aku hanya bisa bergerak untuk tidak lagi mengecawakan diriku
dan orang-orang sekitarku

Mahameru masih menjadi misteri untukku.

Friday, December 18, 2009

Hanya bergumam

Saat ini,
Memandang hamparan dimensi terselubung dibalik tirai harapan
Memisahkan tiap ruang dengan celah yang saling berhimpit
Antara batas dan kesatuan
Lalu angin bertiup
Berbisik
"Pejamkan matamu sejenak kawan,
karna mungkin aku membawa debu yang akan melukai matamu"
Dan aku terbangun berada di sebuah persemaian

Sunday, December 13, 2009

at 1:34 am

Memutuskan sebelum sempat banyak mempertimbangkan
Dan belum sempat memutuskan setelah banyak mempertimbangkan,
dan semuanya jadi terlihat seperti tai

gundukan tai yang dibiarkan terus menumpuk menjadi tai,
karna saya sudah pusing dan muak,,, tdk tahu lg harus berfikir seperti apa dalam melihat si tai itu


coba saya pertimbangkan dulu matang2 sblm memutuskan
dan coba saya bisa lebih cepat memutuskan setelah banyak pertimbangan

beberapa detik, dan,,,,

Apapun yang saya putuskan, toh tetap Tuhan Yang paling berkuasa

Saturday, November 28, 2009

adekku

hh, zenny dengan apa kau bisa diampuni? 3,5 tahun, itu lama banget,
dan saya tidak akan pernah mengulanginya lagi,
tidak akan
apapun yang terjadi, harus dihadapi, tidak boleh menghindar
karna saya bukan pecundang, tidak akan lagi
saya akan kembali, menebus apa yang pernah saya lakukan, apapun itu,
harus,

Friday, November 27, 2009

My Scooter Love


D A
Baby… aku jatuh cinta lagi
D A
dengan dia, yang dari dulu kunanti
Bm G
Tampangnya semanis kamu
Bm G
kulitnya semulus kulitmu
Bm G
bodynya, gak kalau jauh
E A
tapi tidak hatimu…
D E
My scoot, scooter love…
G A
Jangan curiga jangan cemburu
D E
My scoot, scooter love…
G A
Hanya ada kamu dalam hatiku
D E
My scoot, scooter love…
G A
Jangan curiga jangan cemburu
D E
My scoot, scooter love…
G A
Nanti aku pulang, pulang untukmu
D A
Baby… aku jatuh cinta lagi
D A
dengan dia, yang dari dulu kunanti
Bm G
Waktu tersita untuknya
Bm G
Pikiranku terbagi padanya
Bm G
Uangku… lumayanlah
E A
Tapi bukan hatiku !
Musik : Bm G E A
Bm G E
A G F#m A
A G F#m A
by: Slank